Pengurus DPD AGPAII Kab. Bogor Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik, Dirangkaikan dengan Seminar Pendidikan Islam  

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.521875, 0.5535388);sceneMode: 512;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 39;
banner 468x60

KAB.BOGOR, Kompas88News.com – Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kabupaten Bogor secara resmi mengukuhkan dan melantik jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2026–2031. Diselenggarakan di Gedung Tegar Beriman, pada Sabtu (25/07/2026).

Pelantikan yang mengusung tema “Transformasi Pendidikan Agama Islam di Era Artificial Intelligence dan Pembelajaran Dreg Learning”. semangat penguatan profesionalisme dan transformasi digital guru PAI ini dirangkaikan dengan Seminar Pendidikan Islam.

Bacaan Lainnya

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang mewakili, perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor yang mewakili, Ketua Umum, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara DPD AGPAII Kab. Bogor, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) AGPAII Jawa Barat, organisasi PGRI, serta ratusan Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dari jenjang TK, SD, SLB, SMP, SMA, hingga SMK se-Kabupaten Bogor, baik dari yang ASN, non ASN, P3K dan lain sebagainya.

Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031 dan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pengurus DPD AGPAII Kabupaten Bogor berjalan dengan khidmat. Pengurus baru dilantik secara resmi berdasarkan AD/ART organisasi untuk memimpin roda perjalanan AGPAII Kabupaten Bogor dalam lima tahun ke depan.

Usai prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Pendidikan Islam yang menghadirkan narasumber akademisi dan praktisi pendidikan keagamaan.

Seminar ini menyoroti sejumlah tantangan utama dalam dunia pendidikan agama saat ini:

1.Penguatan Akhlak & Karakter Siswa: Strategi guru PAI dalam membimbing peserta didik agar berakhlak mulia di tengah era keterbukaan informasi.

2.uInovasi Pembelajaran Agama: Integrasi metode pengajaran berbasis digital agar materi PAI lebih relevan dan menarik bagi generasi muda.

3.Sinergi Pemerintah & Organisasi: Memperkuat kolaborasi antara AGPAII, Kemenag, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan mutu pendidikan keagamaan di sekolah umum.

Wakil Ketua I DPD AGPAII Kab. Bogor Muhammad Fadli, mengatakan bahwa, Kabupaten Bogor terpilih menekankan beberapa pilar strategi organisasi ke depan yaitu:

Penguatan Mutu & Kompetensi: Peningkatan kapasitas pedagogik dan profesionalisme guru PAI melalui pelatihan berkala.

Kesejahteraan & Advokasi: Mengawal pemenuhan hak-hak guru PAI, termasuk percepatan program Sertifikasi Guru (PPG) dan penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) di wilayah Kabupaten Bogor.

Digitalisasi Pembelajaran: Mendorong guru PAI untuk lebih adaptif terhadap teknologi media pembelajaran dan media sosial interaktif.

Seminar Pendidikan Islam: Mendorong Peran Guru PAI di Era Modern.

Selanjutnya, Muhammad Fadli menyampaikan, Kita memiliki kurang lebih 1600 anggota di Kabupaten Bogor dan kita adalah anggota terbanyak di Jawa Barat. Mudah-mudahan kita bisa mengawal menjadi organisasi profesi yang bermartabat kemudian juga bisa memajukan Pendidikan Kabupaten Bogor secara luas dan bermartabat, ujarnya.

“AGPAII Kabupaten Bogor siap menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, sekaligus menjadi wadah perjuangan dan ruang advokasi yang solid bagi seluruh Guru Pendidikan Agama Islam di Bumi Tegar Beriman”, tutup Muhammad Fadli.

 

Reporter : (Asm)

Editor : Red

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *