DPD Partai Golkar Gelar Silaturahmi dan Pertemuan Rutin Tahunan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. 

banner 468x60

KAB.BOGOR, Kompas88News.com – Kegiatan hari ini Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor mengundang 40 Ketua PK dan para pengurus partai Golkar Se-Kabupaten Bogor untuk silaturahmi dan rapat konsolidasi. Dihadiri oleh Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhandi (Jaro Ade), Ketua DPD Partai Golkar Kab. Bogor H. Wawan Haikal Kurdi, Anggota DPR RI dari Partai Golkar Ravindra Airlangga, Anggota DPRD Kab. Bogor dari Partai Golkar, para pengurus KSB Partai Golkar Se-Kabupaten Bogor. Diselenggarakan di kantor DPD Partai Golkar Kab. Bogor, pada Sabtu (14/03/2026).

Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhandi saat diwawancarai Awak Media mengatakan bahwa, Dalam kesempatan ini yang pertama saya ucapkan terima kasih kepada DPD, kedua saya juga menyampaikan juga permohonan maaf dari keluarga besar Partai Golkar untuk kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Rudy Sumanto dan Jaro Ade, karena baru satu tahun satu bulan kami diberikan amanah dan salah satunya adalah Partai Golkar, partai pengusung bersama dengan partai-partai yang lainnya.

Bacaan Lainnya

Ketiga kami juga kaget tentang persoalan beberapa isu yang berkembang salah satunya tadi Ketua DPD menyampaikan baru ada rencana persiapan kerja Jawa Barat, walaupun belum tahu kandidatnya. Kalau di Golkar peraturannya jelas jadi segala sesuatunya dilakukan sesuai dengan sistem, Ketua DPD nanti melakukan langkah-langkah kerja, ucap Jaro Ade.

Saya sebagai Wakil Bupati meminta kepada seluruh kader Golkar untuk ikut membantu mengawal program-program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah pusat, Kabupaten maupun Provinsi. Dengan program Asta Citanya Presiden, dan programnya Bogor Istimewa dan Gemilang agar betul-betul itu tepat sasaran, kalau di bawah tepat sasaran kita juga ikut bahagia, ujarnya.

Ada dua sistem yang harus dipahami oleh keluarga besar Partai Golkar. Jangan karena Golkar punya Wakil Bupati jadi bisa mengusulkan apapun, tidak begitu karena ada sistem di birokrat harus terlibat langsung.

“Salah satu contoh adalah ditingkat Desa, Kecamatan, maupun di Kabupaten adalah reses, kadang-kadang banyak kegiatan reses itu ngedengerin aja yang terpenting selesai. Saya tekankan sekarang ada reses sama DPR RI, Provinsi maupun Kabupaten, itu sangat penting ide dan gagasan termasuk menyampaikan persoalan apa adanya yang ada di lapangan, buat bahan didiskusikan oleh teman-teman,” paparnya.

Menyikapi terkait dengan yang pernah disampaikan oleh Bupati yang habis masa jabatannya 2027 para kepala desa yang memang latar belakangnya kader Golkar selesaikan dulu programnya dan tuntaskan. Salah satunya adalah koperasi merah putih jangan sampai nanti sibuk nggak ikut ngawal pembangunan koperasi merah putih termasuk juga pengadaan lahan karena sibuk dengan persiapan mau nyalon lagi.

Itu enggak boleh makanya diprioritaskan untuk merealisasikan program yang dijalankan oleh pemerintah Kabupaten Bogor atau Asta Cita Presiden, ketahanan pangan, dan koperasi penting direalisasikan, baru nanti kami akan melihat ada kader Golkar mana yang memang komitmen terhadap pembangunan, tutup Wakil Bupati Bogor.

 

Reporter : (Asm)

Editor : Red

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *