Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Kabupaten Bogor Dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor Terhadap Rancangan APBD Kabupaten Bogor Tahun 2025

banner 468x60

KAB.BOGOR, Kompas88News.com – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor Dihadiri oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, Wakil Ketua II dan III DPRD Kabupaten Bogor, Sekreraris DPRD Kabupaten Bogor, Anggota DPRD Kabupaten, Kapolres Bogor yang mewakili, Dandim 0621 yang mewakili, Kejari Kabupaten Bogor, Ketua Pengadilan Agama Cibinong Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Para Pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Kab.Bogor, Para Dirut RSUD dan Para Camat Se-Kabupaten Bogor. Yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna. Kamis (19/06/2025).

“Hari ini kami bersama DPRD Kabupaten Bogor telah melaksanakan Rapat Paripurna dalam rangkaian : pertama penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2024 lalu. Kedua penyampaian usul Rancangan peraturan daerah prakarsa dewan program rakyat daerah Kabupaten Bogor tentang pelaksanaan penghormatan perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas,” tutur Bupati Bogor Rudy Susmanto kepada Media.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, Rudy mengatakan, Ketiga sekaligus penandatanganan nota kesepakatan bersama antar Bupati Bogor dengan DPRD Kabupaten Bogor terhadap perubahan kebijakan umum APBD (KUA) dan perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025.

Pemerintah Kabupaten Bogor bersama-sama dengan DPRD Kabupaten Bogor sebelum memasuki tahapan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan maka tahapannya adalah kita membahas bersama-sama kebijakan umum perubahan anggaran dan prioritas anggaran sementara perubahan untuk kita nanti menyusun rancangan APBD perubahan Tahun Anggaran 2025, ungkapnya.

Tujuan tersebut adalah kita memaksimalkan dan mengoptimalkan program-program yang harus kita selesaikan kita tuntaskan di tahun 2025. Maka kita bersama DPRD Kabupaten Bogor betul-betul cermat memilah dan memilih beberapa program-program yang dapat dirasakan langsung untuk masyarakat Kabupaten Bogor, ucap Rudy.

“Program prioritas pertama kami di tahun pertama saya dan Wakil Bupati bersama DPRD Kabupaten Bogor ingin menuntaskan beberapa pembangunan infrastruktur jalan, khususnya di wilayah barat, utara timur dan selatan. Selain infrastruktur jalan ada beberapa infrastruktur Fasilitas Kesehatan baik Puskesmas dan lain sebagainya, yang harus segera kita selesaikan sama halnya dengan di bidang pendidikan kita sudah meminta dinas pendidikan untuk melakukan evaluasi membuat peringkat infrastruktur pendidikan bukan dari rangking nomor 1 tapi dari bawah sampai 100 atau 200 sekolah dengan kondisi kategori yang rusak berat,” tambahnya.

Mudah-mudahan di tahun 2025 beberapa sektor penting di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur jalan dapat terselesaikan di tahun anggaran 2025. Dinas Perhubungan sudah lakukan revitalisasi pembangunan di APBD tahun anggaran 2025, Terkait penerangan jalan umum (PJU) sudah mulai melakukan pemasangan di beberapa titik di beberapa ruas jalan.

Di tahun 2025 ini pun kita kembali menetapkan beberapa desa wisata, kita sudah menetapkan desa wisata kita prioritaskan adalah infrastruktur menuju objek wisata karena kondisi hari ini hampir semua objek wisata kondisi jalannya ada yang bagus dan ada yang kurang bagus dan juga tentunya kita pun sedang membuat sebuah kajian di tahun 2025 akan memaksimalkan beberapa desa wisata.

Hari ini kami berupaya semaksimal mungkin agar ekonomi masyarakat dapat bergerak lebih aktif lebih optimal. pada saat kita melaksanakan rangkaian hari jadi Bogor kita pun mengeluarkan surat edaran bahwa ASN dapat perkantor di sekitar Stadion Pakansari dan tentunya beberapa kebijakan kebijakan pemerintah pusat kami mengikuti, tetapi kita pun melihat situasi kondisi dan Karakteristik wilayah Kabupaten Bogor mungkin agak sedikit berbeda, ada perkotaan ada perdesaan dan tentunya kebijakan-kebijakan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dari pemerintah Kabupaten Bogor sendiri. Dan selama tujuannya adalah positif tujuannya baik untuk melayani seluruh masyarakat Kabupaten Bogor kami akan mengikuti.

Hari ini rapat paripurna sekaligus penyampaian usul Rancangan peraturan daerah. Alhamdulillah prakarsa dari DPRD Kabupaten Bogor sendiri tentang pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, payung hukum kita persiapkan dan tentunya pada saat payung hukum sudah dibahas dan disepakati antara pemerintah daerah berdasarkan DPRD di Kabupaten Bogor menjadi produk hukum kebijakan-kebijakan program akan menyertai payung hukum tersebut.

Rudy menambahkan, Salah satu atlet Disabilitas dari Kabupaten Bogor meraih juara umum dan tentunya bukan hanya sekedar payung hukum kita pun dalam pembahasan nanti pembahasan yang masih berjalan kita akan mencari solusi bersama-sama agar penyandang disabilitas tentu memiliki hak yang sama dengan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor. Makanya kami sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak, tambahnya.

Kita bersinergi dan berkolaborasi bersama-sama, mudah-mudahan kebutuhan infrastruktur pendidikan dapat tercukupi sepenuhnya. Tentu Dinas Pendidikan sudah melakukan beberapa evaluasi dan kita pun ingin mengikuti beberapa kebijakan kebijakan yang ada di pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat dilaksanakan di Pemerintah Kabupaten Bogor.

Tentunya kita akan mengambil kebijakan apapun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku. tapi kita ingin yang terpenting adalah kolaborasi bersama-sama antara pemerintah dengan masyarakat yang ada, tutup Bupati Bogor.

 

Reporter : (Asm)

Editor : Red

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *