Pengurus DPD APPSI Kabupaten Bogor Periode 2026–2031 Resmi Dilantik  

banner 468x60

KAB.BOGOR, Kompas88News.com – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Bogor periode 2026–2031 resmi dilantik. Agenda pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan kesejahteraan para pedagang pasar rakyat di wilayah Kabupaten Bogor. Diselenggarakan di Gedung Tegar Beriman, pada Jumat (28/08/2026).

Pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPW APPSI Jawa Barat, perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor, Ketua Forum RT/RW Kabupaten Bogor serta tokoh pedagang pasar daerah.

Bacaan Lainnya

DPD APPSI berkomitmen menjadi jembatan aspirasi pedagang sekaligus mitra taktis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan penguatan ekonomi kerakyatan. Kepengurusanpakaian-pakaian baru berfokus pada modernisasi pasar tradisional, digitalisasi pedagang, dan perbaikan fasilitas pasar agar daya saing pedagang lokal semakin meningkat.

Ketua DPD APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) mengatakan bahwa, “Kita secara bertahap merubah untuk banyaknya mafia-mafia atau pungli-pungli, kita bukan memberantas tapi kita sama-sama untuk mengayomi juga sehingga nanti seperti mafia pasar, pungli-pungli ataupun parkir kita juga tidak langsung memotong tapi kita juga bekerja sama karena apa karena kita juga perlu untuk kebutuhan hidup”, tutur Dewi Ayu Suminar.

Kita harus memutus mata rantai yang baik dari mulai membangun ekosistem di pasar, nanti tidak ada harga bersaing, sama-sama harganya sama semua. Banyaknya anggota pasar itu dari mulai sembako, hasil tani dan pakaian-pakaian.

Untuk kedepan nya nanti karena besik saya di ekspor, untuk pedagang-pedagang pasar ini misal nya hasil dari pakaiannya atau hasil tani, perikanan atau kuliner nanti nya kita bisa ekspor asalkan sesuai dengan kualitas, ungkapnya.

Jadi pedagang pasar khususnya Kabupaten Bogor kita pruduk-produk nya bisa mendunia. Komitmen kami disini untuk mensejahterakan pedagang pasar, jadi untuk haknya kita sama ratakan, untuk program kedepannya kita juga akan mengawasi, memonitor, dan mengontrol, ujar Dewi.

Menurut nya, Pasar itu nantinya harus punya ID, misalnya pasar Cigombong ID nya apa, mungkin 40 pasar program kami nanti harus ada ID nya. Jadi nanti kita bisa mengontrol dan mengeceknya.

Harapan saya untuk pemerintah Kabupaten Bogor supaya terjun langsung memantau dan mengawasi. kita disini juga harus ada perhatian dari pemerintah daerah. Kita harus menjaga atau memantau untuk mengarahkan kwalitas kwalitas yang lebih bagus juga harga yang lebih murah tapi berkualitas, harap Ketua DPD APPSI Kabupaten Bogor.

Anggota DPD APPSI Kabupaten Bogor baru dibentuk sekitar 50 anggota dan untuk satgas masing-masing pasar ada 2 orang dari 40 pasar. Untuk pedagang ada pelatihan-pelatihan biar nanti tidak ketinggalan, makanya nanti bukan UMKM naik kelas tapi pedagang naik kelas.

Melalui kepengurusan periode 2026–2031 ini, DPD APPSI Kabupaten Bogor diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata atas tantangan ekonomi pedagang pasar serta mewujudkan pasar rakyat yang modern, nyaman, dan sejahtera, tutup Dewi Ayu Suminar.

 

Reporter : (Asm)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *