Gita Bahana Nusantara 2026 Tampil di Pakansari, Kabupaten Bogor Disiapkan Jadi Panggung Regenerasi Budaya

banner 468x60

KAB.BOGOR, Kompas88News.com – Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Jln. Ipik Gandamana No. 26, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Berubah menjadi panggung musik kebangsaan pada Selasa malam, (11/8/2026). Dengan mengusung tema “Indonesia Melangkah, Generasi Bersuara”. Ratusan pelajar dan mahasiswa menyaksikan penampilan Gita Bahana Nusantara 2026, kelompok musik yang menghimpun talenta muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 menjadi rangkaian menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini, untuk pertama kalinya konser tersebut digelar di Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

Pejabat Kementerian Kebudayaan RI mengatakan bahwa, “Antusiasme penonton, khususnya generasi muda, menjadi salah satu hal yang menonjol dalam pertunjukan tersebut. Gita Bahana Nusantara dinilai bukan hanya pertunjukan musik, melainkan ruang pertemuan generasi muda dari berbagai latar budaya, tutur Prof. Dr. Fadli Zon, M. Sc.

Para anggota Gita Bahana Nusantara 2026 direkrut melalui proses audisi dan seleksi dari 30 provinsi. Setiap provinsi mengirimkan empat orang setelah melalui proses seleksi. Selain penyanyi, sekitar 60 musisi juga dipilih untuk memperkuat kelompok orkestra, ujarnya.

Mereka merupakan pelajar dan mahasiswa yang akan tampil dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara pada 17 Agustus 2026.

Repertoar yang disiapkan tidak hanya lagu-lagu kebangsaan dan nasional, tetapi juga lagu daerah serta karya populer. Pilihan tersebut menjadi cara untuk memperlihatkan keragaman musikal Indonesia dalam satu panggung.

Konser di Pakansari sekaligus menjadi semacam pemanasan sebelum mereka tampil di hadapan Presiden dan masyarakat Indonesia pada peringatan kemerdekaan.

Kementerian Kebudayaan berharap konser serupa dapat digelar di sejumlah kota pada tahun-tahun mendatang. Kabupaten Bogor dipilih antara lain karena kedekatannya dengan Jakarta serta memiliki jumlah penduduk yang besar.

Depok, Tangerang, dan Bekasi disebut sebagai sejumlah wilayah yang berpeluang menjadi lokasi pertunjukan berikutnya. Tujuannya bukan sekadar memindahkan panggung, tetapi membuka kesempatan lebih luas bagi munculnya talenta muda di bidang musik dan kebudayaan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bogor, kesempatan menjadi tuan rumah konser Gita Bahana Nusantara merupakan kehormatan sekaligus momentum untuk memperkenalkan potensi kebudayaan daerah.

Sementara itu, ditempat yang sama Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Kebudayaan, dan jajaran kementerian yang memberikan kesempatan kepada Kabupaten Bogor menjadi lokasi konser. Enam hari sebelum para anggota Gita Bahana Nusantara menjalankan tugas dalam upacara kemerdekaan di Istana Negara.

Menurutnya, pertunjukan tersebut tidak semata-mata soal paduan suara maupun orkestra. Para penampil merupakan anak-anak muda terpilih dari berbagai wilayah Indonesia yang membawa latar budaya masing-masing.

“Ini bukan sekadar paduan suara, bukan sekadar orkestra. Mereka adalah siswa dan mahasiswa terbaik dari Sabang sampai Merauke,” ucap Bupati Bogor.

Kabupaten Bogor ingin memperluas kerja sama kebudayaan dengan pemerintah pusat. Fokusnya tidak hanya pada seni pertunjukan modern, tetapi juga pelestarian peninggalan sejarah dan pengembangan wisata berbasis budaya.

Pemerintah Kabupaten Bogor tengah mendorong revitalisasi sejumlah situs warisan budaya. Salah satunya kawasan Batujaya Cianten yang direncanakan ditata dan dikembangkan sebagai bagian dari penguatan sejarah serta edukasi kebudayaan.

Sejumlah situs lain, termasuk kawasan Ciaruteun dan Kebun Kopi, juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah menyebut adanya upaya pengembangan dan pembuatan replika terhadap peninggalan yang sudah tidak ditemukan lagi, sekaligus mendorong sejumlah situs tersebut memperoleh status cagar budaya yang lebih kuat.

Di sisi lain, Kabupaten Bogor ingin memberi ruang lebih besar bagi perkembangan kebudayaan kontemporer. Festival film, komunitas sastra, seni pertunjukan, musik, hingga seni rupa dinilai memiliki peluang untuk berkembang seiring munculnya talenta-talenta baru.

Kawasan Bogor selama ini lebih dikenal sebagai daerah wisata alam. Namun, pemerintah daerah melihat potensi wisata budaya, sejarah, dan religi sebagai sektor yang dapat dikembangkan secara bersamaan.

Konser Gita Bahana Nusantara di Pakansari memperlihatkan bahwa kebudayaan tidak berhenti pada benda-benda peninggalan masa lalu. Ia juga hidup melalui generasi muda yang menyanyikan lagu daerah, memainkan musik, dan membawa identitas kebudayaan masing-masing ke panggung nasional, ujar Rudy Susmanto.

Dari Pakansari, pesan yang dibawa Gita Bahana Nusantara sederhana: keberagaman tidak harus diseragamkan untuk menjadi Indonesia. Ia justru dapat dipertemukan melalui musik, kebudayaan, dan ruang bersama.

Enam hari setelah konser ini, para talenta muda tersebut akan kembali tampil dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara. Kali ini, panggung mereka bukan lagi Pakansari, melainkan di hadapan Presiden dan masyarakat Indonesia, tutup Bupati Bogor.

 

Reporter : (Asm)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *