KAB.BOGOR, Kompas88News.com – Keluarga Besar PD dan PK Formula (Forum Ulama dan Aktivis Islam) Se-Kabupaten Bogor mengadakan halal bihalal dan silaturahmi. Diselenggarakan di Bilabong Permai Blok B Cimanggis Bojong gede, pada pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai. Minggu (26/04/2026).
Acara ini dihadiri oleh Ketum Formula beserta para pengurus daerah dan pengurus kecamatan Formula Se-kabupaten Bogor, Babinsa Desa Cimanggis, Para ulama dan kiayi dan tokoh masyarakat.
Ketum PB Formula (Foum Ulama dan Aktivis Islam) Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto mengatakan bahwa Visi dan Misi Formula adalah “Sinergi Potensi Umat”. Kemaslahatan ekonomi umat program nya sejuta ustad, untuk perubahan dan pembaruan itu harus pelan-pelan, Formula adalah organisasi ulama, kita harus eksis dan kita harus bisa beradaptasi.
Formula (forum ulama dan aktivis Islami) yang mecikal bakali lahirnya para ustadz, ulama, kyai, habaib berkumpul bermusyawarah dengan situasi dan kondisi Indonesia seperti ini. Intinya kita umat Islam sudah mulai kalau dikatakan tidak mulai udah mulai kekurangan daripada karakter ulama dan aktivis, pergerakan pembaharuan juga pembangunan.
Selanjutnya, Tuan Guru menyampaikan, Indonesia berdiri dilahirkan oleh tokoh seperti H. Samanhudi tahun 1905. Pergerakan Kyai, ulama, juga pengusaha, pedagang dan juga aktivis tidak bisa dipisahkan. Kemerdekaan Indonesia berubah menjadi Serikat Islam inilah yang melahirkan Soekarno, sekarang kita kehilangan daripada tokoh ini. Kita ingin melahirkan daripada ulama juga aktivis juga pergerakan. Formula ini menggabungkan untuk menjadi santri yang intelektual, terangnya.
Targetnya Formula ada di 3 goal yaitu goal Terminal, Stasiun dan Bandara. Untuk kita sampai ke goal tersebut yang pertama tadi saya sudah sebutkan Formula ingin mengkaderisasi kepemimpinan umat Islam, pemimpin kan orang bukan partai politik formula akan melahirkan daripada Kumara pemimpin yang ramati alami. Karena kita bukan partai politik bukan pengusung kita akan memberikan pilihan ini loh pemimpin dari umat Islam, paparnya.
Pemimpin yang akan membuat keputusan kebijakan apapun hukumnya agamanya dia akan mengatur kita. Formula tidak dengan waktu singkat tidak harus hanafis untuk perubahan tersebut juga tetap dengan cara-cara elegan atau cantik.
Kita pasti akan support siapapun presidennya siapapun kepemerintahannya karena walaupun bagaimana dia pun juga umat Islam bagian dari Islam perbedaan atau kebijakan yang tidak sesuai atau tidak pas dengan umat Islam. Tadi sudah sampaikan kepada pengurus dan jajarannya untuk Kabupaten Bogor kita tidak boleh destruksi, tidak boleh menurunkan masa. Intinya kita adu argumen jangan sentimen, pada saat kita tidak suka dengan kebijakan pemerintah harus ada solusinya, kita Formula tetap akan mengawal sampai ke pemerintahan dan saat ini Formula sudah ada di 33 Provinsi,
Semoga Formula bisa senantiasa bersinergi dengan semua kalangan. Strategi ini harus sama-sama kita cermati, para ulama Formula harus menjadi pengusaha. Mari kita bersinergi dan mari kita ciptakan kebersamaan antar ulama, sama sama bersatu berbaur. Mari kita sama-sama merangkul dalam kebersamaan ini menjadi jembatan untuk ulama dan guru-guru. Jaga kekompakan dan kebersamaan di antara kita, tutup Ketua Umum
PB Forum Ulama dan Aktivis Islam.
Reporter : (Asm)
Editor : Red







