Bupati Bogor Tinjau Pos PAM  Arus Mudik Lebaran 2026 Bersama Forkopinda

banner 468x60

KAB.BOGOR, Kompas88News. com – Dalam rangka peninjauan pelaksanaan Angkutan Lebaran Tahun 2026 guna memastikan kelancaran angkutan lebaran di wilayah Kabupaten Bogor. Bupati Bogor, Ketua DPRD, Sekda, Kapolres Bogor, Dandim, Kajari, Lanud Atang Sanjaya beserta jajaran Forkopimda melakukan Peninjauan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026 di beberapa titik yaitu Pos PAM Cileungsi, Pos PAM Tugu Panca Karsa, Pos PAM Sentul City Belanova dan Pos PAM Hoegeng Simpang Gadog, pada Rabu malam (18/03/2026).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa, Pada malam hari ini kita forum koordinasi pimpinan daerah kabupaten bogor bersama Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Kajari Kabupaten Bogor dan Lanud Atang Sanjaya dan pimpinan opini lainnya, meninjau beberapa posko mudik dalam rangka operasi ketupat Lodaya tahun 2026.

Bacaan Lainnya

“Kita meninjau pertama di wilayah Bogor bagian timur yaitu di pos Cileungsi, kedua di wilayah Bogor Timur atau Bogor wilayah Tengah yaitu di Sirkuit Sentul Tugu Panca Karsa di Sentul City pos polisi Subianto dan sekarang di Pospol wilayah Selatan Kabupaten Bogor pos polisi Hoegeng,” ujar Rudy.

Pesan saya yang pertama adalah kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang setinggi tingginya kepada seluruh jajaran TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Satpol PP, BPBD, Damkar, Dishub, dan Jasa Marga. Di saat yang lain bisa mudik berkumpul dengan keluarga di kampung halaman mereka, mereka juga sama punya keluarga, punya anak, punya istri, tapi mau mengorbankan waktunya, tenaganya, pikirannya, agar masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan baik dengan lancar.

Kita mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya tanpa kita menyadari bahwa negara ini bisa aman, bisa kondusif karena di belakang kita ada TNI, Polri yang solid. Kita juga tadi mengecek beberapa posko melihat beberapa persiapan infrastruktur yang ada, baik dari ruangan klinik untuk pengobatan, bahkan di wilayah Selatan di posko Hoegeng ada sentra pelayanan terpadu. Bila ada permasalahan-permasalahan masyarakat dapat membuat laporan secara langsung di pos polisi Hoegeng, ucap Bupati Bogor.

Bogor cukup unik ada tiga arus yaitu arus mudik, arus balik dan arus wisata, harus diantisipasi bersama-sama. Berdasarkan data yang kami lihat Ada berapa Kabupaten, Kota di Indonesia khususnya Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah yang mudik paling besar kurang lebih ada 2 juta jiwa, paparnya.

Selain melakukan peninjauan, Bupati Bogor bersama Forkopimda juga menyerahkan bingkisan kepada para pengendara arus mudik yang melintas di Pos PAM Hoegeng simpang Gadog.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI, Polri, tenaga kesehatan, Satpol PP, BPBD, Damkar, serta seluruh pihak yang terlibat. Mereka tetap siaga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu di tempat yang sama Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menambahkan, Bogor menjadi lintasan alternatif kalau dilihat di jalur tidak ada yang macet, kalau macet artinya dia stuck berhenti di beberapa titik terjadi perlambatan arus. Saat ini kita berada di depan pos Hoegeng Gadog. Bapak Kapolri sudah memaparkan bahwa arus mudik Puncak akan terbagi pada dua gelombang, pertama di tanggal 14 dan 15 gimana saat itu belum terlihat untuk arus mudik.

Saat ini kita berada di puncak arus mudik gelombang kedua pada waktu itu sudah diprediksi Bapak Kapolri berada di tanggal 18 dan 19. Prediksinya tepat di mana mulai tanggal 18 sore kemarin hingga saat ini tanggal 19 arus cukup meningkat terutama yang ke arah selatan, di mana masyarakat kebanyakan menghindari jalur yang ada di jalur tengah. Kita lihat di beberapa lokasi terjadi perambatan arus terutama dari arah Jakarta yang akan menggunakan one way ke arah tol.

Banyak yang beralih ke arah selatan lewat jalur Alternatif, di sini kita sudah mempersiapkan personel dalam jumlah yang cukup besar. Tadi kita keliling dan mengecek di wilayah Cileungsi Bogor Timur salah satu jalur untuk menuju wilayah Jawa Barat yang ada di Selatan. Kami bersama Bupati, Dandim, Ketua DPRD, dan Lanud Atang Senjaya, kami mengecek ke pos-pos terpadu maupun maupun pengamanan, kami memberikan semangat kepada para personil baik dari TNI, Polri dan seluruh instansi dan juga dibantu dengan seluruh elemen masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kita akan terus melakukan pengaturan sampai nanti arusnya bisa kita kendalikan, bisa cukup terkendali dan kami mohon rekan-rekan sekalian juga ikut memberikan semangat kepada yang bekerja keras di lapangan 1 kali 24 jam.

Di hari H kita juga antisipasi terutama di hari-hari kedua gimana setiap tahunnya masyarakat akan berlalui dan sebagainya bertemu dengan sanak keluarga dan juga mungkin ada yang bermain datang ke tempat wisata kita sudah melakukan antisipasi.

Kedua kita akan melakukan apel untuk penjagaan arus di sepanjang Puncak agak lebih pagi, untuk wisata saya kira masih cukup landai karena kita lihat beberapa seperti di hotel juga tidak begitu tinggi. Yang lebih banyak adalah masyarakat yang melintas untuk melaksanakan beristirahat. Untuk di Bogor sendiri kita memiliki 16 pos, yang terdiri dari 14 pos pengamanan. Kemudian satu pos pelayanan dan kita sekarang ada di pos terpadu Hoegeng di mana seluruh tempat tersebut, seluruh faktor tersebut bisa dipergunakan sebagai tempat untuk istirahat, tutup Kapolres Bogor.

 

Reporter : (Asm)

Editor : Red

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *